SEGERALAH BERTINDAK !

February 13, 2008

“Jangan menunda hingga esok apa yang dapat Anda kerjakan hari ini” (Benjamin Franklin)

Saya suka dengan kalimat bijak diatas karena pernah suatu saat saya diingatkan oleh kawan dekat saya, “Mas, sampeyan memang selalu punya ide baru, tapi ada yang kurang, yaitu eksekusinya..”. Saya terdiam waktu itu, bukannya jengkel tapi saya sangat setuju dengan pendapatnya dan karenanya saya bersyukur memiliki kawan seperti dia yang berani dan mau memberikan “cermin” nya kepada saya.

Kata Nike : “Just Do It”, ini seharusnya bukan hanya sekedar jargon tetapi mesti dibuktikan dalam kehidupan kita. Kalau kita fikir, berapa waktu yang kita luangkan untuk menemukan suatu ide, berapa ide yang akhirnya bisa kita eksekusi dengan sukses dan berapa waktu yang telah kita habiskan hanya sekedar untuk menunggu “mood” misalnya.

Read the rest of this entry »

Advertisements

Banyak IDE menuju SUKSES

January 17, 2008

Ide itu datangnya darimana ? Jatuh dari langit ? Dapat wangsit di bawah pohon beringin ? Atau bertapa di puncak Gunung Merapi bersama Mbah Marijan ? he..he…

Nah berikut adalah sebagian fenomena bagaimana ide itu didapatkan dan bekerja untuk menghasilkan sebuah karya. Dan ada orang yang pernah bilang : “Ide seringkali muncul tatkala kita melakukan sesuatu”

IDE dari Fenomena Alam

Issacc Newton yang menemukan teori gravitasi hanya karena sebuah apel yang jatuh ketika ia sedang duduk dibawah pohon apel. Padahal berapa banyak orang yang sudah melihat bahkan kejatuhan buah apel sebelum Newton. Nyatanya mereka tidak bisa memanfaatkan hal tersebut sebagimana Newton.

Read the rest of this entry »


Catatan Akhir Tahun : Jangan Menyerah

December 28, 2007

Anak kecil itu…………..

Seringkali saat maghrib menjelang, aku mendengar lengkingan suara anak kecil ”roti……..roti………..roti………” Setelah kulihat memang ada anak kecil lima tahunan yang melintas didepan rumahku dengan sepeda mininya membonceng keranjang yang berisi makanan yang sedang dijajakan, mengiringi didepannya adalah orang dewasa seperti ayahnya juga membonceng keranjang yang sama.

Pernah suatu hari di hujan yang cukup deraspun mereka tetap menjajakan makanannya berkeliling di kompleks perumahan yang kutempati. Seperti biasa sang anak kecil dengan begitu riang dan semangatnya meneriakkan suara khasnya “roti…..roti……”

Read the rest of this entry »


Sukses Itu PILIHAN

November 12, 2007

Seorang sahabat Rasulullah saw yang bernama Abu Huroiroh yang terkenal sebagai perawi hadist itu memang tergolong sebagai Ahlu Suffah, yaitu Sahabat Rasulullah saw. yang miskin dan tidak memiliki rumah, bertimpat tinggal di Suffah (tempat berteduh, masjid). Di sini mereka mendapat pendidikan tentang Islam dan mengamalkannya.

Jadi, ”miskin” mereka itu karena PILIHAN dan bukan karena tidak memiliki ketrampilan dalam mencari uang seperti peran ASRUL dalam sinetron ramadhan PPT (Para Pencari Tuhan) yang merupakan karya terbaik yang ditampilkan televisi sepanjang bulan ramadhan kemarin yang menemani sahur kita. Abu Huroiroh misalnya, dia selalu mengikuti kemanapun Rasulullah saw pergi untuk membukukan hadist, makanya tidak heran kalau kita banyak melihat hadist yang diriwayatkan Abu Huroiiroh.

Sementara ada sahabat lain yang KAYA secara finansial, sebut saja Ustman Bin Affan, Abu Bakar Ash Shidiq, Umar Bin Khottob, Abdurrahman Bin Auf, dll. Seperti yang saya kisahkan dalam tulisan terdahulu tentang Abdurrahman Bin Auf, bagaimana sahabat-sahabat ini memiliki naluri entrepreneur yang luar biasa dan bisa dikatakan “uang” yang mengejar mereka. Hal ini seperti perkataan abdurrahman Bin Auf yang berbunyi :

“Saya tidak mengangkat batu, kecuali dibawahnya ada emas dan perak”

Tapi jangan salah, mereka menaruh harta hanya sebatas di tangan dan bukan di hati, seperti yang diungkapkan Umar Bin Khottob. Jadi berinfak bagi mereka adalah suatu hobi yang takkan tergantikan. Lihat kisah Ustman Bin Affan dalam postingan saya sebelum ini dan juga kisah berlomba-lombanya para sahabat dalam menginfakkan hartanya di perang tabuk yang diabadikan dalam sebuah riwayat.

Akhirnya, Umar mengakui kehebatan Abu Bakar dalam hal beramal dan mengatakan sampai kapanpun saya tidak dapat menandingi prestasi ibadah Abu Bakar. Karena Abu Bakar menginfakkan seluruh hartanya dan hanya meninggalkan Allah & Rasul-nya untuk keluarganya, sementara Umar menginfakkan separuh hartanya, Nah Lho.

Sekarang mari kita tengok kisah shalafus sholih setelah generasi sahabat yang juga tak kalah hebatnya dalam memaknai sukses.

Konon Imam Abu hanifah, selain sebagai imam mahdzab yang faqih dalam agama adalah seorang entrepreneur yang sangat berdaya. Abu Hanifah mengawali aktifitas entrepreneurnya dengan berjualan roti di pasar sampai pada akhirnya memiliki jasa keuangan (Khilafah & Kerajaan).

Dan karena saking mandirinya, beliau menjadi da’i yang sangat merdeka termasuk bisa menegur Khalifah pada saat itu untuk kembali kepada kebenaran. Sampai pada akhirnya beliau diminta menjadi Qodhi (=hakim) di Kekhilafahan dan beliau menolaknya dengan tegas. Karena pada masa itu, Qodhi di Kekhilafahan sama halnya sebagai tukang stempel saja, sama nggak ya dengan negeri kita saat ini ?

Menurut Imam Abu Hanifah, da’i harus berdaya dan memberdayakan. Dengan kepandaiannya, beliau mendedikasikan dirinya untuk mengajarkan islam kepada semua kalangan. Dan dengan bisnisnya yang luar biasa besarnya itu, beliau juga bisa memberikan beasiswa kepada seluruh murid-muridnya bahkan sampai keluar negeri dengan biaya penuh darinya.

Dan jangan ditanya, assetnya kalau dikurskan denagan nilai sekarang mencapai 1.7 trilliun, lebis besar dari dana rakyat indonesia yang dibawa lari edi tansil dulu. edi tansil, tanya keumana..?

Jadi, jangan terlalu lama membuat pilihan. Semakin lama membuat pilihan semakin lama pula sukses akan menemui kita. Segera tentukan PILIHAN SUKSES kita, sebagai apa, kemana arah tujuan hidup kita…dst…..

Arai, dalam tokoh ”Sang Pemimpi” nya Mas Andrea Hirata sering mengatakan :
“Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu”


Road To Success : From Zero To Hero

November 6, 2007

Untuk kesekian kalinya saya bisa bertemu lagi dengan seseorang yang luar biasa. Namanya Ahmad Subchan, beliau saat ini selain menjalankan rutinitas bisnis yang dilakoninya sejak lulus kuliah dulu juga sebagai anggota DRPD Propinsi Jawa Timur.

Beliau sekarang berada di Komisi C yang membidangi masalah keuangan dan pernah belajar Financial Planning di UK Petra Surabaya dalam rangka studi Masternya.

Ada tiga hal yang disampaikan dalam kesempatan pertemuan kemarin, yaitu : tentang cita-cita, paradigma berfikir dan perencanaan & strategi.

Read the rest of this entry »