OPEN AREA

February 25, 2008

Kalau kita ingin menyelesaikan masalah-masalah dalam hidup kita, maka daerah terbuka harus diperluas selebar-lebarnya. Kalau kita ingin maju, maka daerah terbuka harus diperluas selebar-lebarnya.

Kita harus mengenal kelebihan dan kekurangan diri kita sendiri. Kelebihan-kelebihan dapat kita gunakan untuk mencapai tujuan perestasi kita. Sedangkan kelemahan-kelemahan yang kita miliki harus mampu kita hilangkan.

Jika kita memiliki potensi atau bakat terpendam, kemudian diri kita tidak menyadari maka itu harta karun yang tidak ada gunanya. Jika kita memiliki potensi atau bakat terpendam, kemudian orang lain tidak tahu dan kita tidak berusaha memperkenalkan potensi diri kepada orang lain, maka selamanya potensi itu tidak akan dibeli, dimanfaatkan dan berfungsi lebih banyak lagi.

Read the rest of this entry »

Advertisements

Seperti Tanah

January 2, 2008

“Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami menjadikannya air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan sesuatu yang melekat (alaqoh), lalu sesuatu yang melekat itu kami jadikan segumpal daging (mudhghoh), dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami menjadikannya makhluq yang (berbentuk) lain. Maha Suci Allah, Pencipta yang paling baik.” (QS. Al Mu’minun (23) : 12-14)

Read the rest of this entry »


Sharing Dengan Mahasiswa

November 23, 2007

Pekan ini, ada dua kampus yang harus saya kunjungi untuk memenuhi undangan organisasi kemahasiswaan dalam rangka pelatihan mahasiswa.

Yang pertama adalah Sabtu kemarin saya bertandang ke almamater Kampus ITS, untuk memberikan sharing di acara PSI 2 (Program Studi Islam 2) yaitu pelatihan yang diperuntukkan bagi calon middle manager di JMMI (Jama’ah Masjid Manarul ‘Ilmi) ITS Surabaya.

Read the rest of this entry »


Berdo’a Di Multazam

November 9, 2007

Kalau kita mau SUKSES, maka kita harus segera “MENULIS” apapun yang menjadi keinginan kita didalam dokumen “DREAMBOOK” kita. Selanjutnya inilah yang akan kita komunikasikan kepada Allah SWT dengan penuh “POSITIVE FEELLING”.

Apalagi kalau kita berdo’a secara khusus di Multazam, dimana menurut banyak riwayat, do’a yang dilakukan disana insyaallah mustajabah (dikabulkan). Kata Pak Subchan lagi, kita harus memiliki daftar do’a yang kita panjatkan di Multazam kemudian kita pulang ke tanah air dan kita beri tanda do’a apa saja yang sudah terkabulkan.

Pertengahan tahun ini, beliau berkesempatan menunaikan ibadah umroh dan membuktikan apa yang dinasehatkan ustadz kepadanya terkait keutamaan do’a di multazam. Dan beberapa bulan setelah umroh, beliau sangat takjub, SUBHANALLAH, karena hampir 70 % do’a yang dipanjatkan di Multazam sudah terkabul. Sekali lagi, Allah Maha Mendengar, Allah Maha Mengabulkan do’a hamba-Nya dan Allah tergantung dengan prasangka hamba-Nya.

Read the rest of this entry »


Sabar, Qona’ah dan Syukur

September 21, 2007

Pada suatu hari ada dua orang pemancing sedang melakukan aktifitas pemancingan di suatu sungai. Pemancing pertama adalah seorang kakek yang sangat bijaksana sedangkan pemancing yang satunya lagi adalah seorang anak muda yang penuh gelora, khas anak muda banget gitu lho.

Setelah lama memancing, anak muda mulai menggerutu. Diantara ungkapan yang terlontar : menyalahkan alat pancingnyalah, sungai yang tidak ada ikanlah sampai hari yang sial bagi dirinya. Intinya dia tidak puas dengan proses mancingnya karena sudah lama tidak ada satu ikan pun yang nyangkut di mata kailnya. Berbeda dengan sang kakek yang dengan begitu tenangnya menikmati proses memancing karena sang kakek berhasil dengan mendapatkan ikan berkali-kali dan besar-besar.

Read the rest of this entry »